Image and video hosting by TinyPic
bandar ceme keliling

Kasus Pemain Ilegal Denis Cheryshev di Laga Copa del Rey 2015 Cadiz vs Real Madrid: Kronologi & Ancaman Diskualifikasi



Kasus pemain ilegal Denis Cheryshev dalam leg pertama 32 besar Copa del Rey 2015-2016 antara Cadiz vs Real Madrid, adalah insiden terbesar di musim kompetisi ini bagi Los Blancos. Kronologi kejadian ini bermula dari abainya Rafael Benitez selaku pelatih kepala Real Madrid, dan jajaran staf kepelatihannya tentang hukuman Denis Cheryshev. Normalnya, Los Blancos akan terkena diskualifikasi dari Copa del Rey karena menurunkan pemain yang sedang menjalani sanksi. Pasalnya, di ronde sebelumnya, Osasuna yang terjerat kasus yang sama juga sudah digugurkan.

Kronologi pemakaian Denis Cheryshev di laga Cadiz vs Real Madrid pada Kamis (3/12) tidak bisa dimulai dari musim ini saja. Tetapi merentang jauh ke leg kedua semifinal Copa del Rey musim 2014-2015, tepatnya dalam laga Villarreal vs Barcelona. Dalam laga tersebut Denis Cheryshev yang dipinjamkan Real Madrid ke Villarreal menerima kartu kuning. Ini adalah kartu kuning ketiga bagi Cheryshev sepanjang Copa del Rey musim tersebut. Sesuai dengan Kode Disiplin RFEF, ia menerima sanksi tidak boleh bertanding sekali. Namun karena Villarreal sudah gugur di semifinal, maka sanksi itu dijatuhkan kepada Cheryshev untuk musim berikutnya. Hal ini mengingat akumulasi kartu kuning di Copa del Rey tidak mengenal pemutihan setelah musim berakhir.

Permasalahan muncul karena Denis Cheryshev dipanggil Real Madrid kembali ke skuad utama. Ia dianggap pantas menjadi pelapis sektor sayap oleh pelatih baru, Rafael Benitez. Cheryshev bisa bermain sama bagusnya saat tampil sebagai sayap atau full back di kedua sisi. Dan, Benitez ingin memanfaatkan kemampuannya itu saat Real Madrid cuma bertemu Cadiz di leg pertama 32 besar Copa del Rey 2015-2016. Opsi memakai Cheryshev sangat diperlukan karena Real Madrid sudah kehilangan Raphael Varane, Dani Carvajal, Sergio Ramos, dan Marcelo di sektor bek.

Denis Cheryshev masuk dalam starting XI Real Madrid, bahkan mencetak satu gol di menit ketiga. Namun saat itu pula sudah muncul polemik di internet tentang keabsahan pemakaian Cheryshev. Semua orang tahu Real Madrid melanggar aturan RFEF. Namun, justru Rafael Benitez dan staf kepelatihannya tidak tahu. Hal ini berlanjut hingga babak pertama usai. Ketika itu, para fans Cadiz mulai menyanyikan yel-yel (dalam bahasa Spanyol), "Cheryshev aku cinta kamu". Pasalnya, diturunkannya Cheryshev akan otomatis mengeliminasi Real Madrid walaupun mereka menang setelak apa pun atas Cadiz.

Rafael Benitez baru diberitahu tentang ilegalnya Denis Cheryshev di awal babak kedua. Reaksinya cepat, karena 40 detik setelah babak kedua dimulai, Benitez menarik Cheryshev untuk digantikan Mateo Kovacic. Namun semuanya serba terlambat. Real Madrid terlanjut melanggar Kode Disiplin RFEF dan kini tinggal menunggu sanksi yang akan dijatuhkan.

Presiden Cadiz, Manuel Vizcaino yang sudah melaporkan pelanggaran Real Madrid pada RFEF, mengungkap, “Rapat petinggi klub sudah memutuskan agar kami membuat komplain atas pemakaian pemain ilegal (Denis Cheryshev di laga ini). Kami melakukan ini dengan hati yang terluka, karena Real Madrid adalah sahabat kami.”

ikut berdiskusi pada "Kasus Pemain Ilegal Denis Cheryshev di Laga Copa del Rey 2015 Cadiz vs Real Madrid: Kronologi & Ancaman Diskualifikasi"

Posting Komentar

Bagaimana pendapat anda tentang Berita Jadwal Sepak Bola tersebut, kawan?